Melihat Keunikan Adat Perang KETUPAT

Melihat Keunikan Adat Perang KETUPAT Bangka Belitung

 

Perang Ketupat - Bangkatour.com

Perang Ketupat – Bangkatour.com

Bila kita mendengar kata Ketupat , pasti yang terlintas di pikiran adalah hidangan khas “Lebaran” berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa (janur) yang masih muda. Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran, ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa.

Berbeda dengan “Ketupat” yang satu ini, “Perang Ketupat“. Ketupat di jadi kan sebagai senjata dalam perang Di Bangka.
Perang Ketupat adalah acara adat di mana para peserta perang saling melempar ketupat sebagai senjata dalam perang ketupat.”

Perang ketupat Di Bangka Belitung, tepatnya di pulau Bangka sering disebut dengan ruah tempilang. Acara adat Perang ketupat ini dijadwalkan digelar 30 Juni 2013 mendatang di Pantai Pasir Kuning Tempilang. Pada saat acara ini berlangsung, penduduk sekitar pantai Tempilang yang menyelenggarakan acara ini akan membuka pintu rumah sebesar-besarnya untuk menyambut tamu-tamu yang berkunjung ke desa mereka.

Tujuan utama digelar perang ketupat sebagai kesejahteraan masyarakat. Semua orang-orang berkumpul di Pantai Tempilang, kemudian pada saat meriam dinyalakan bertanda acara dimulai. Orang-orang saling melempar ketupat ke setiap orang yang mereka temui. Acara ini cukup digemari oleh kaum muda di daerah Bangka. Banyak pemuda yang sengaja datang dari jauh, atau malah pulang dari perantauan untuk menghadiri acara ini.

Demikianlah Artikel Melihat Keunikan dan Adat Perang KETUPAT Bangka Belitung pada kesempatan kali ini. Jadi Segera lah liburan ke bangka bersama kami untuk Melihat Keunikan Adat Perang KETUPAT ini Tanngal 30 juni 2013

Melihat Keunikan Adat Perang KETUPAT

Melihat Keunikan Adat Perang KETUPAT

Rp ,-

Informasi dan Pemesanan :

082-182-988-898
08526-99999-27